Skip to content

masaberita.com

Berita Informasi terbaru

Menu
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Tekhnologi
Menu
Pariwisata berkelanjutan cegah wisatawan lakukan asusila

Pariwisata berkelanjutan cegah wisatawan lakukan asusila

Posted on Agustus 19, 2023

Jakarta – Kementerian Pariwisata lalu Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyatakan konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) merupakan upaya untuk mencegah wisatawan lokal atau asing melakukan asusila dalam tempat wisata atau infrastruktur umum lainnya.

“Yang paling ditekankan supaya asusila bukan ada terjadi ada dua hal yaitu terkait aman lalu nyaman,” kata Ketua Tim Kerja Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenparekraf Mulyanto YS dalam konferensi pers di dalam tempat Jakarta, Jumat.

Menanggapi maraknya tren liburan pada dalam kota (staycation) di area dalam kalangan anak muda yang digunakan digunakan berpotensi memperbanyak kasus asusila, Mulyanto melakukan konfirmasi bahwa Kemenparekraf terus memperkuat koordinasi dengan pihak pengelola serta polisi pariwisata agar ketertiban lalu nilai-nilai lokal tetap terjaga.

Hal ini sejalan dengan konsep pariwisata berkelanjutan, yang tersebut dimaksud mempunyai empat pilar yang tersebut itu dijadikan fokus utama yaitu pengelolaan berkelanjutan (bisnis pariwisata), perekonomian berkelanjutan (sosio ekonomi) jangka panjang, keberlanjutan budaya (sustainable culture) yang digunakan digunakan harus selalu dikembangkan dan juga juga dijaga, serta aspek lingkungan (environment sustainability).

Dari pilar-pilar itu, pemerintah berupaya agar seluruh kegiatan wisata yang ada dalam Indonesia dapat diminati oleh wisatawan, tidaklah cuma untuk berlibur, tetapi juga memperhatikan protokol berwisata yang digunakan berkaitan dengan kesehatan, keamanan, kenyamanan, kemudian kelestarian alam.

Mulyanto pun menekankan dalam menjaga kearifan lokal tetap terjaga, pemerintah tak hanya saja semata mencegah tindakan asusila yang mana dilaksanakan oleh oknum tidaklah bertanggung jawab saja, tetapi juga dikerjakan terhadap hambatan carbon offset yang jadi salah satu fokus Kemenparekraf.

Selanjutnya, pariwisata berkelanjutan juga diharapkan dapat memperbaiki posisi pariwisata bangsa dalam skala global yang yang berdasarkan data Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2022, Indonesia menduduki peringkat 32 negara dari ratusan tambahan tinggi negara yang tersebut digunakan ada di area dalam dunia.

"Perlu diperhatikan ada beberapa indikator yang dimaksud mana masih rendah, misalnya environment sustainbility (lingkungan yang hal itu berkelanjutan), itu kita malah di tempat area peringkat 69, jadi ini memang sedikit mencengangkan," ujarnya.

Menurut dia, kehadiran konsep yang digunakan disebut dapat membuktikan, jika pengerjaan pariwisata pada Indonesia dapat difokuskan untuk mengejar kualitas, dibandingkan kuantitas baik dari segi pengelolaan destinasi wisata maupun wisatawan yang digunakan digunakan datang.

Mulyanto menambahkan pemerintah selama ini juga turut memantau tiap kegiatan atau acara yang mana diselenggarakan serta menjalin kerja sebanding yang dimaksud baik bersama kelompok-kelompok pariwisata yang tersebut yang disebut ada di area tempat daerah.

“Kita juga memperhatikan kualitas utilitasnya seperti apa, kemudian juga praktiknya. Bukan lagi memprioritaskan angka, tapi kualitasnya,” kata Analis Kebijakan Kemenparekraf itu.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Jasa Anti Rayap untuk Mencegah Kerusakan Bangunan
  • Disiplin Positif: Menegakkan Aturan Tanpa Teriakan atau Hukuman Fisik
  • Excavator Caterpillar: Mesin yang Ramah Operator
  • Jangan Sepelekan! Gaya Hidup Modern Ini Bisa Picu Keputihan, lho!
  • Cek 5 Hand Bag Minimalis yang Cocok untuk Segala Gaya!

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekhnologi
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
©2026 masaberita.com | Design: Newspaperly WordPress Theme