Skip to content

masaberita.com

Berita Informasi terbaru

Menu
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Tekhnologi
Menu
Isi Respons Erick mengenai Ahok Curiga Ada Bos Partai ‘Makan’ Subsidi LPG

Isi Respons Erick soal Ahok Curiga Ada Bos Partai ‘Makan’ Subsidi LPG

Posted on Juli 14, 2023

Menteri   buka pernyataan persoalan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau  curiga ada petinggi partai kebijakan pemerintah mengelola agen penyalur dan juga juga mengambil bagian ‘makan’ subsidi LPG 3 kg.

Erick mengatakan pihaknya akan mengambil bagian membereskan masalah itu. Ia juga sudah mengajukan permohonan direksi Pertamina turut turun tangan.

Dengan kata lain, Erick memohonkan para direksi juga berkoordinasi dengan jajaran komisaris, termasuk Ahok.

“Saya juga berharap komisaris Pertamina bersama-sama bekerja identik dengan direksinya, tak sendiri-sendiri. Kan dia satu grup,” kata Erick pada Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Erick juga mengatakan jika jelas ada aroma korupsi dalam penyaluran LPG 3 kg, maka dirinya akan menjadi pihak pertama yang digunakan hal itu memenjarakan oknum tersebut.

“Nah, tapi kalo ternyata ada korupsi di area dalam LPG, saya penjarakan pertama. Nah, tetapi kalau ada permainan LPG, kesulitan impor segala ya kita juga tangkap kalo yang yang disebut main-main. Ini yang tersebut hal tersebut kami dorong,” tutur Erick.

Ahok mencium ada keterlibatan petinggi partai kebijakan pemerintah dalam pengelolaan agen penyaluran subsidi LPG 3 kg.

Ahok mengatakan akan mengatasi permasalahan itu serta siap membantu daerah mana belaka yang tersebut yang mau menolong warganya mendapatkan barang subsidi.

“Kami buka-bukaan saja, disinyalir orang berkuasa dari partai kebijakan pemerintah banyak yang pegang agen, kalau mau jadi orang kaya jangan makan uang subsidi rakyat, dagang yang tersebut dimaksud lain saja,” katanya pada dalam Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (10/10), seperti dikutip dari Antara.

Ahok mengatakan Pertamina sudah menemukan banyak agen nakal. Pertamina katanya, langsung bertindak cepat lalu tegas dengan langsung memutus kerja sebanding dengan agen tersebut.

Namun, Ahok belum puas dengan hasil itu. Karenanya, ia meminta-minta pemerintah daerah (pemda) membantu Pertamina untuk menertibkan ulah agen nakal tersebut.

“Bagi warga, jangan mau antre lagi untuk biaya jual Rp30 ribu. Orang Pertamina harus takut mirip pemda, jangan takut dengan agen nakal. Kita minta walikota membantu Pertamina juga untuk mengecek mana warga yang mana yang disebut layak menerima,” kata dia.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Reformasi Fiscal Risk Statement 2026: Bagaimana Kemenkeu Mengelola Eksposur Penjaminan yang Membengkak?
  • Bagaimana Cara Menjual Kendaraan Agar Menarik Minat Pembeli?
  • Gak Nyangka! Tas Kulit Wanita Kekinian Sepopuler Ini!
  • Mengapa Pengguna Motor Suka Modifikasi Knalpot Motor?
  • Jasa Anti Rayap untuk Mencegah Kerusakan Bangunan

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Fashion
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekhnologi
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Mei 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
©2026 masaberita.com | Design: Newspaperly WordPress Theme