Skip to content

masaberita.com

Berita Informasi terbaru

Menu
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Tekhnologi
Menu
Jokowi: Harga Pertamax-Pertalite Bisa Naik sebab Perang Israel-Hamas

Jokowi: Harga Pertamax-Pertalite Bisa Naik karena Perang Israel-Hamas

Posted on Juli 26, 2023

Presiden  menyebut ada kemungkinan biaya substansi bakar () akan mengalami kenaikan imbas perang .

Hal yang tersebut disampaikan Jokowi dalam pembukaan Rakernas Projo di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (14/10). 

Jokowi mengatakan kemungkinan akan kelangkaan bahan energi akan terjadi seperti dampak perang Ukraina-Rusia yang menyebabkan kelangkaan materi pangan hingga menciptakan nilai melonjak.

“Harga pangan itu menjadi naik gara-gara perang dalam Ukraina. Ini nanti nilai energi mampu naik oleh sebab itu perang Palestina-Israel, biaya energi itu artinya bensin, Pertamax, Pertalite, saya tak ada ingin menakut-nakuti tetapi bisa saja jadi kejadian dikarenakan kalau perang tak selesai pasti biaya BBM global pasti akan naik,” kata Jokowi.

Jokowi juga menyoroti perihal perubahan iklim yang dimaksud itu akan berdampak pada dunia. Cuaca panas yang mana saat ini terjadi juga menjadi penghambat produksi juga hasil pangan. Juga perubahan iklim menimbulkan beberapa pulau dalam dunia tenggelam.

“Belum ditambah lagi perubahan iklim itu sudah nyata kita hadapi lalu ada di dalam area depan kita, kemarin baru 3-4 bulan panas sangat menyengat dalam seluruh dunia sebagian besar kena, termasuk kita kena El-Nino, bukan cuma panas tetapi juga mempengaruhi produksi pangan kita, pasti akan mempengaruhi hasil produksi pangan kita. Pada Selasa lalu Rabu saya datang ke KTT AIS Forum dalam dalam Bali, 34 Negara hadir, Negara pulau kemudian juga Negara kepulauan apa yang yang disebut dibicarakan di tempat dalam situ, banyak sudah pulau merek itu tenggelam oleh sebab itu perubahan iklim meskipun ini negara dengan penduduk ada yang tersebut mana 10.000 ada yang digunakan dimaksud ratusan ribu tetapi dampaknya sudah merekan itu rasakan langsung,” ungkapnya.

Ia menyebut tantangan Indonesia ke depan akan lebih lanjut besar berat dari sebelumnya untuk itu diperlukan pemimpin yang dimaksud yang disebut miliki keberanian untuk mengambil risiko kemudian kuat menghadapi tekanan negara-negara besar.

“Oleh sebab itu diperlukan pemimpin yang digunakan mempunyai visi taktis yang dimaksud mana jelas, miliki keberanian, berani mengambil resiko, punya nyali berani menghadapi tekanan negara-negara besar, ” ungkapnya disambut riuh relawan yang meneriakkan ‘Prabowo Presiden’.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Mengapa Pengguna Motor Suka Modifikasi Knalpot Motor?
  • Jasa Anti Rayap untuk Mencegah Kerusakan Bangunan
  • Disiplin Positif: Menegakkan Aturan Tanpa Teriakan atau Hukuman Fisik
  • Excavator Caterpillar: Mesin yang Ramah Operator
  • Jangan Sepelekan! Gaya Hidup Modern Ini Bisa Picu Keputihan, lho!

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekhnologi
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
©2026 masaberita.com | Design: Newspaperly WordPress Theme