Skip to content

masaberita.com

Berita Informasi terbaru

Menu
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Tekhnologi
Menu
43 Ton Hidrogen Besutan PLN Bisa Dipakai 147 Mobil

43 Ton Hidrogen Besutan PLN Bisa Dipakai 147 Mobil

Posted on September 25, 2023

 (GHP) pertama dalam Indonesia terletak dalam area kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang, Pluit, Jakarta diklaim sanggup memproduksi 51 ton hidrogen per tahun.

Dari total produksi hidrogen 51 ton per tahun, sebesar 43 ton dapat dimanfaatkan untuk 147 mobil yang dimaksud menempuh jarak 100 km setiap hari.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN mengatakan pada masa depan transportasi tiada ada hanya saja sekali bergerak ke arah listrik, namun ke arah hidrogen. PLN pun mengupayakan dua sektor penunjang mobil ramah lingkungan itu.

“Jika saat ini emisi 10 kilometer kendaraan BBM sebesar 2,4 kg CO2, maka dengan menggunakan ‘green hydrogen’ yang mana dimaksud emisinya 0, artinya mampu menghindarkan emisi sebesar 1.920 ton CO2e per tahun,” kata Darmawan mengutip Antara, Kamis (12/10).

Green hydrogen dari energi baru terbarukan yang tersebut digunakan jika digunakan semata-mata mengeluarkan uap air kemudian tiada meninggalkan residu di area dalam udara atau menambah emisi karbon gas rumah kaca.

GHP besutan PLN Nusantara Power diproduksi dengan menggunakan sumber dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang digunakan itu terdapat dalam area PLTGU Muara Karang. Selain dihasilkan dari PLTS yang digunakan mana terpasang, hidrogen hijau ini berasal dari pembelian Renewable Energy Certificate (REC) yang mana digunakan berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang.

Darmawan menjelaskan GHP ini merupakan hasil inovasi yang dimaksud dimaksud terus dijalankan PLN dalam menjawab tantangan transisi energi. Salah satu kegunaan hidrogen adalah untuk materi bakar kendaraan, sektor industri, seperti pembuatan baja, produksi beton, pembuatan materi kimia, juga pupuk.

Pemanfaatan hidrogen hijau ini juga untuk menjawab tantangan di area area berbagai sektor industri yang digunakan sulit dielektrifikasi seperti industri baja, penerbangan, kendaraan berat, lalu perkapalan.

“GHP dalam dalam UP Muara Karang ini adalah sebuah ‘starting point’. Ke depan, kami berencana untuk mereplikasi ke pembangkit PLN Nusantara Power yang dimaksud miliki ‘hydrogen plant’ dalam Pulau Jawa sehingga kemungkinan yang digunakan yang disebut dihasilkan akan mencapai sekitar 150 ton per tahun,” ujar Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN Nusantara Power.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Mengapa Pengguna Motor Suka Modifikasi Knalpot Motor?
  • Jasa Anti Rayap untuk Mencegah Kerusakan Bangunan
  • Disiplin Positif: Menegakkan Aturan Tanpa Teriakan atau Hukuman Fisik
  • Excavator Caterpillar: Mesin yang Ramah Operator
  • Jangan Sepelekan! Gaya Hidup Modern Ini Bisa Picu Keputihan, lho!

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekhnologi
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
©2026 masaberita.com | Design: Newspaperly WordPress Theme