Skip to content

masaberita.com

Berita Informasi terbaru

Menu
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Tekhnologi
Menu
Berapa Cicilan Alphard Seperti Kasus SYL yang digunakan Dijemput Paksa KPK?

Berapa Cicilan Alphard Seperti Kasus SYL yang Dijemput Paksa KPK?

Posted on September 12, 2023

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo () yang digunakan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK disebut memungut uang dari anak buahnya pada area Kementerian Pertanian (Kementan) juga lalu menggunakannya untuk membayar cicilan Toyota Alphard.

Sebelum KPK mengungkap kasus tersebut, SYL diketahui sudah punya enam mobil dalam garasinya berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang digunakan dilaporkannya pada 31 Desember 2022.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menjelaskan kasus pungutan ini bermula dari SYL yang mana digunakan melantik Kasdi Subagyono sebagai Sekjen Kementan lalu Muhammad Hatta sebagai Direktur Alat kemudian Mesin Kementan. Johanis menyebut SYL menciptakan kebijakan personal terkait setoran dari ASN internal Kementan untuk kebutuhan pribadi serta juga keluarga.

SYL lalu dituding menggunakan uang hasil pungutan ini untuk memenuhi keperluan pribadinya, di area dalam antaranya pembayaran cicilan kartu kredit juga pembelian mobil Alphard. Kasdi juga Hatta juga mengetahui pemanfaatan uang tersebut.

Menurut LHKPN, SYL sudah mempunyai Alphard tetapi unit yang dimaksud dimaksud tercatat pada dokumen ini adalah model tua yakni produksi 2004 yang digunakan nilainya ditaksir Rp350 juta. Mobil ini sudah dimiliki SYL sejak dirinya baru dilantik sebagai Mentan.

Mobil ini kemungkinan berbeda dari Alphard yang tersebut dibicarakan KPK terkait dugaan korupsi.

Saat ini Alphard yang digunakan mana ditawarkan Toyota sendiri hanya sekali sekali punya satu pilihan kapasitas mesin, yakni 2.500 cc, tetapi ada dua tipe yang tersebut yang disebut mampu dipilih yaitu konvensional dan juga juga hybrid. Secara keseluruhan ada tiga varian Alphard yang dimaksud mana semuanya bertransmisi CVT:

1. X Rp1,35 miliar2. G Rp1,57 miliar3. HEV (hybrid) Rp1,65 miliar

Sejauh ini bukan ada informasi detail tentang kapan SYL mulai kredit Alphard, jenis variannya, ataupun berapa tenornya.

Namun, bila diasumsikan Alphard yang mana digunakan cicil SYL adalah varian terendah X dengan DP 25 persen, maka cicilannya berkisar antara Rp84 jutaan (12 bulan), Rp47 jutaan (24 bulan), Rp33 jutaan (36 bulan), Rp26 jutaan (48 bulan) atau Rp23 jutaan (60 bulan).

Data hal hal tersebut berdasarkan berdasarkan perhitungan dari situs simulasi cicilan salah satu dealer Toyota, Astrido. Hitungan mampu jadi berbeda tergantung besar DP lainnya, misal 30 persen atau 35 persen, juga ditentukan juga berdasarkan tenor yang dimaksud hal itu diambil.

Daftar mobil SYL

Selain Alphard, lima mobil lain milik SYL adalah sedan Mercedes-Benz produksi 2004 dengan nilai Rp250 jt yang digunakan digunakan tak tercatat nama modelnya, Suzuki APV 2004 senilai Rp50 juta, Mitsubishi Galant 2000 dengan nilai Rp90 juta, Toyota Kijang Innova 2014 Rp200 jt serta Jeep Cherokee 2011 Rp500 juta.

Kemudian, SYL juga melaporkan punya satu moge Harley-Davidson 1986 dengan nilai taksiran Rp35 juta. Informasi mengenai model moge merek Amerika Serikat ini juga tak dijelaskan di tempat dalam LHKPN.

Laporan LHKPN itu menyebut semua kendaraan SYL sebagai hasil sendiri, kecuali Jeep Cherokee yang dimaksud didapatkan dari hibah tanpa akta. Semua kendaraan Syahrul hal yang tampak tidaklah berubah sejak dirinya pertama kali menjabat sebagai Menteri Pertanian pada 2019.

Nilai semua aset kendaraan SYL bernilai Rp1,475 miliar, sedangkan total kekayaannya termasuk aset tanah juga juga bangunan, harta bergerak lainnya kemudian kas sebesar Rp20 miliar.

KPK sudah terjadi menangkap SYL pada Kamis (12/10) di dalam tempat salah satu apartemen dalam tempat Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. KPK mengklaim penangkapan hal yang disebut sesuai prosedur hukum kemudian juga juga kecemasan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

KPK calon memeriksa SYL dengan statusnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan juga penerimaan gratifikasi di area area lingkungan Kementan. 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Apa Saja yang Tidak Dianjurkan Dilakukan Saat Berkendara?
  • Cara Implementasi Data Warehouse: Roadmap 5 Fase untuk Perusahaan Indonesia
  • Reformasi Fiscal Risk Statement 2026: Bagaimana Kemenkeu Mengelola Eksposur Penjaminan yang Membengkak?
  • Bagaimana Cara Menjual Kendaraan Agar Menarik Minat Pembeli?
  • Gak Nyangka! Tas Kulit Wanita Kekinian Sepopuler Ini!

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Fashion
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekhnologi
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
©2026 masaberita.com | Design: Newspaperly WordPress Theme