Skip to content

masaberita.com

Berita Informasi terbaru

Menu
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Tekhnologi
Menu
Toyota Jajaki Produksi Massal Baterai Mobil Listrik Solid State

Toyota Jajaki Produksi Massal Baterai Mobil Listrik Solid State

Posted on September 11, 2023

 Motor telah terjadi lama menandatangani perjanjian dengan Idemitsu Kosan buat mengembangkan teknologi elektrolit solid untuk elemen penyimpan daya kendaraan listrik dalam skala produksi massal.

Mereka ingin meningkatkan kapasitas produksi lalu membangun rantai pasokan besar untuk akumulator jenis padat (solid state batteries).

Keduanya menargetkan menjadi ‘pemimpin dunia’ dalam hal pengembangan material untuk sel padat. Rencananya produksi komersial akan datang dimulai pada tahun fiskal 2027-2028, sesuai pengumuman pada ‘Toyota Technical Workshop’ pada Juni lalu.

Toyota menjelaskan Idemitsu sudah meneliti lalu juga mengembangkan teknologi kunci buat elemen penyimpan daya padat sejak 2001. Sedangkan Toyota sendiri mulai mengembangkan teknologi penyimpan daya padat sejak 2006.

Menurut penjelasan Just Auto, Kamis (12/10), kolaborasi ini calon fokus pada elektrolit padat jenis sulfida yang digunakan dianggap sebagai salah satu materi paling menjanjikan untuk akumulator padat.

Elektrolit padat sulfida sifatnya lentur kemudian juga melekat pada materi lain, jadi dianggap cocok untuk mencapai sel solid berkapasitas tinggi serta berenergi besar buat elemen penyimpan daya kendaraan listrik.

Toyota serta Idemitsu sudah membentuk tim khusus untuk mencapai target produksi massal dengan fokus awal meningkatkan kualitas elektrolit padat sulfida, biaya produksi kemudian waktu produksi.

Baterai kendaraan listrik saat ini, misalnya lithium-ion konvensional, pada umumnya terdiri dari tiga bagian, yakni katoda, anoda lalu lapisan polimer yang tersebut itu memisahkan keduanya.

Ketiga bagian itu biasanya ditenggelamkan dalam cairan yang tersebut mana berfungsi sebagai elektrolit.

Pada elemen penyimpan daya padat didesain tak memerlukan cairan elektrolit, anoda juga lapisan polimer. Cairan elektrolit diganti material padat sebab itu teknologi ini disebut elemen penyimpan daya padat atau solid state batteries.

Teknologi ini dianggap punya banyak keuntungan jika dibandingkan sel lithium ion konvensional, seperti memangkas risiko kebakaran yang dimaksud hal tersebut tinggi oleh sebab itu cairan elektrolit, dapat semata menyimpan tambahan banyak energi serta juga mampu dicas tambahan besar cepat.

Walau begitu akumulator padat saat ini masih terlalu mahal untuk diproduksi massal.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Apa Saja yang Tidak Dianjurkan Dilakukan Saat Berkendara?
  • Cara Implementasi Data Warehouse: Roadmap 5 Fase untuk Perusahaan Indonesia
  • Reformasi Fiscal Risk Statement 2026: Bagaimana Kemenkeu Mengelola Eksposur Penjaminan yang Membengkak?
  • Bagaimana Cara Menjual Kendaraan Agar Menarik Minat Pembeli?
  • Gak Nyangka! Tas Kulit Wanita Kekinian Sepopuler Ini!

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Fashion
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekhnologi
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
©2026 masaberita.com | Design: Newspaperly WordPress Theme