Pendiri Tokopedia melepas kepemilikam di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk () sebanyak 332.220.000 lembar. Jumlah ini setara dengan 0,03 persen dari modal yang mana ditempatkan juga disetorkan perseroran.
Dilansir dari keterbukaan informasi publik Bursa Efek Indonesia (BEI), pemasaran saham ini dijalani untuk “Kebutuhan penting untuk pribadi”.
Harga rata-rata perdagangan saham sebesar Rp78,89 per saham.
Jumlah 332.220.000 saham ini adalah sebagian saham GOTO yang tersebut hal itu dimiliki William.
Ia jual saham itu dalam periode 9-13 Oktober. Dari pemasaran William mengantongi dana sebesar Rp26,2 miliar.
Sebelumnya William mempunyai total 20.981.678.973 saham seri A (8.393.044.541) kemudian seri B (12.588.634.432) atau setara dengan 1,77% dari modal ditempatkan juga disetor Perseroan.
Setelah pemasaran William masih punya 20.649.458.973. Masing-masing saham seri A 8.060.824.541 lembar lalu seri B 12.588.634.432 lembar. Artinya William jual saham tipe A miliknya sebanyak 332, 22 jt itu.
Dilansir dari Detikcom, meskipun mengirimkan sebagian kecil saham Seri A, William masih miliki saham terbesar dibandingkan deretan komisaris lainnya, seperti Andre Soelistyo kemudian Garibaldi Thohir (Boy Thohir).
William juga masih tercatat sebagai pemegang saham perorangan terbesar berbeda dengan direksi GOTO, seperti Melissa Siska Juminto (President Unit Bisnis E-commerce/Tokopedia), Wei-Jye Jacky Lo (Direktur Keuangan), Pablo Malay (Direktur Corporate Officer and Group), Patrick Walujo (Direktur Utama Group GOTO), Catherine Hindra Sutjahyo, lalu Hans Patuwo.
Saham terbesar Seri A GOTO masih dikuasai oleh Taobao China Holding Limited 104.73 miliar saham (8,84%) lalu SVF GT Subco (Singapura) Pte Ltd sebesar 91.56 miliar (97, 73%).
Saham Seri A merupakan saham biasa serta Seri B adalah pemegang saham dengan hak pernyataan multiple (HSM) atau multiple voting shares (MVS) untuk menjaga agar hak pendapat juga keputusan perusahaan tetap dipegang oleh pendiri bukan investor.
Penjualan saham yang mana dilaksanakan oleh komisaris, pendiri, direksi, juga manajemen merupakan hal yang mana dimaksud lumrah terjadi oleh perusahaan terbuka lalu pasar modal pada area berbagai negara. Beberapa dari bos emiten pun melakukan hal yang digunakan mirip yang mana bertujuan investasi modal serta keperluan pribadi lainnya.